Mengenal Penyakit Wasir Secara Rinci

Penyakit Wasir

Penyakit wasir ialah penyakit yang umum terjadi pada seseorang yang sering malekukan aktifitas duduk terlalu lama (biasanya pada mereka yang bekerja di kantoran), tak hanya itu, penyakit ini juga terkada di derita oleh seseorang yang kerja terlalu keras atau sering mengedan, terutama pada orang-orang yang sering mengangkat beban berat.

Penyakit Wasir

Apa itu Penyakit Wasir?

Mengenal Penyakit wasir – ialah gejala dimana pembuluh darah di anus mengalami pembengkakan yang menyebabkan menggumpalnya darah di sekitar anus, penyakit ini awalnya kecil, namun lama kelamaan bisa membesar dan menutupi lubang anus, penyakit yang yang di kenal dengan sebutan ambeien sangat berisiko untuk menjalani operasi, terutama pada penderita wasir dalam(internal)

Terdapat 2 jenis wasir, yaitu wasir luar dan wasir dalam, kedua wasir tersebut memiliki gejala yang berbeda dan rasa sakit yang berbeda

Penyakit Wasir Luar (Exsternal)

Penyakit Wasir luar adalah wasir yang terletak di luar atau di sekitar anus, wasir jenis ini terasa perih dan sangat mengganjal yang pada akhirnya sangat menggangu aktifitas sehari-hari. Untuk wasir jenis ini pembengkakan serta sakit yang dirasakan berada pada anus bagian luar. Anus tersebut terasa nyeri ataupun gatal-gatal sehingga bagi yang merasakanya akan merasa terganggu dan menggaruknya hingga lecet dan menyebabkan rasa perih. wasir jenis ini juga dapat menyebabkan penyakit baru yang lebih berbahaya seperti prostat, kanker dan lain lain.

Penyakit Wasir Luar

Ciri-ciri dan Gejala Pada wasir luar

pembuluh darah yang mengalami pelebaran berada di bawah kulit di sekitar anus, di mana ada lebih banyak saraf sehingga akan terasa sakit. Rasa sakit merupakan gejala ambeien luar yang lebih menonjol dibandingkan dengan perdarahan.

Secara lebih rinci, berikut ciri-ciri dan gejala ambeien luar:

  1. Sakit di sekitar anus.
  2. Gatal di sekitar anus atau daerah dubur.
  3. Benjolan di dekat atau di sekitar anus.
  4. Buang air besar disertai darah.

Bekuan darah bisa terbentuk pada ambeien luar, warnanya akan berubah menjadi ungu atau biru. Ini disebut trombosis. Bisa terasa sakit dan gatal dan, bisa berdarah ketika lapisan pembuluh darah menjadi rapuh.

Penyakit Wasir Dalam (Internal)

Penyakit Wasir internal adalah pembengkakan yang terjadi di dalam rectum sehingga tidak dapat diraba maupun dilihat. di awal gejala memang tidak akan menimbulkan rasa sakit sebab hanya sedikit syaraf yang berada di daerah rectum tersebut. Namun masalahnya tidak akan sederhana lagi jika wasir internal tersebut membesar dan keluar ke bibir anus sehingga menyebabkan rasa sakit.

Penyakit Wasir Dalam

Wasir bisa digolongkan lebih jauh lagi tergantung kepada ukuran dan tingkat keparahannya:

  • Penyakit Wasir Stadium 1– Tonjolan masih kecil dan belum keluar. Gejala yang ditunjukan yaitu darah menetes setiap setelah buang air besar.
  • Penyakit Wasir Stadium 2– Tonjolan sudah keluar dan berukuran sedang. Gejala yang ditunjukan yaitu, setelah selesai buang air besar tonjolan akan keluar, namun akan masuk kembali ketika berdiri.
  • Penyakit Wasir Stadium 3 – Ukuran tonjolan sudah lebih besar dibandingkan dengan stadium 2. Gejalanya yaitu, tonjolan akan keluar setelah selesai buang air besar, serta tidak akan masuk kembali terkecuali jika didorong dengan menggunakan tangan.
  • Penyakit Wasir Stadium 4 – Tonjolan sudah sangat besar bahkan bisa sebesar bola tenis. Tonjolan ini tidak akan bisa masuk kembali meskipun sudah didorong dengan menggunakan tangan. Untuk mengatasinya yaitu harus diambil jalan operasi.

Cara Mencegah Penyakit Wasir

Mencegah adalah pilihan yang lebih baik dari pada mengobati. Penyakit wasir dapat di cegah dengan beberapa cara :

  • Mengonsumsi makanan yang kaya akan serat. Lebih banyak makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
  • Minum banyak cairan. Minumlah enam hingga delapan gelas air dan juga minuman lain (non-alkohol) tiap hari. Ini juga untuk mempertahankan tinja tetap lunak.
  • Pertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen penambah serat. Banyak orang masih kekurangan asupan serat dari yang dianjurkan dalam makanannya.
  • Beberapa produk suplemen penambah serat bisa menjaga tinja tetap lunak, tapi pastikan untuk minum delapan gelas sehari jika mengonsumsi suplemen ini. Jika tidak, suplemen bisa mengakibatkan konstipasi atau justru memperburuknya.
  • Jangan mengejan berlebihan. Mengejan dan menahan napas saat mencoba mengeluarkan kotoran menciptakan tekanan lebih besar pada pembuluh darah di rektum bawah.
  • Segera buang air besar jika sudah merasa ingin. Jika anda menunggu untuk buang air besar hingga keinginan itu menghilang, tinja bisa menjadi kering dan sulit untuk dikeluarkan.
  • Berolahraga. Jika terlalu banyak berdiri atau duduk, usahakan tetap aktif untuk membantu mencegah konstipasi dan mengurangi tekanan pada pembuluh darah.
  • Berolahraga juga membantu turunkan kelebihan berat badan atau obesitas. Obesitas ini yang berkontribusi memunculkan wasir.
  • Hindari duduk terlalu lama. Duduk terlalu lama, terutama di toilet, bisa meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di anus.
  • Jika hamil, tidurlah miring. Posisi ini bisa menurunkan tekanan pada pembuluh darah di panggul dan membantu mencegah wasir membesar.